Cara Pencoblosan Surat Suara Sah

Surat suara dinyatakan sah, dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Surat Suara ditandatangani oleh Ketua KPPSLN; dan
2. tanda coblos pada nomor urut, foto, nama salah satu Pasangan Calon, tanda gambar Partai Politik, atau Gabungan Partai Politik dalam Surat Suara; atau
3. tanda coblos pada nomor atau tanda gambar Partai Politik dan/atau nama calon anggota DPR berada pada kolom yang disediakan; atau

Ketentuan surat suara dianggap tidak sah, sbb:
1. Dalam hal Ketua KPPSLN menemukan Surat Suara yang terdapat tulisan dan/atau catatan lain, surat suara tersebut dinyatakan tidak sah;
2. Dalam hal Ketua KPPSLN menemukan Surat Suara yang dicoblos tidak menggunakan alat coblos, surat suara tersebut dinyatakan tidak sah

Berikut adalah contoh pencoblosan surat suara yang sah untuk Presiden-Wakil Presiden dan DPR. Kriteria surat suara sah atau tidak sah telah diatur dalam PKPU nomor 3 Tahun 2019 pasal 203